Berani Memulai Bisnis, Harus Berani Menanggung Resiko

Berani Memulai Bisnis, Harus Berani Menanggung Resiko

berani-gagalUmumnya kalau orang ditanya apakah punya kemauan berbisnis, sebagian besar orang menjawab “mau”.

Tapi ketika ditanya mengapa kok belum memulai berbisnis, sebagian besar punya beberapa alasan, antara lain:

 1. Tidak mempunyai modal
Orang sering beralasan tidak punya modal dalam memulai bisnis. Padahal modal untuk berbisnis tidaklah selalu besar. Untuk tahap baru belajar bisnis (pemula), modal 5-10 jutaan sudah cukup. Itupun tidak harus uang kita sendiri, bisa pinjam orang tua, saudara, teman atau saudara. Bahkan dengan menjualkan barang orang lain kita bisa berbisnis tanpa modal uang, modal kepercayaan saja.

 2. Takut resiko
Banyak orang gagal memulai bisnis karena alasan yang paling ditakutkan ini yaitu “resiko”. Resiko orang bisnis paling banter ya merugi. Padahal dalam segala hal kita sudah terbiasa dengan resiko. Mau naik motor resiko kecelakaan, mau ujian resikonya tidak lulus, mau menikah resikonya bercerai, mau pacaran resikonya putus atau dikhianati, dll. Jadi kalau pingin gak ada resiko ya gak usah ngapa-ngapain alias diam saja, he..he..

MINIMALKAN RESIKO
Untuk meminimalkan resiko sebaiknya kita belajar bisnis modal kecil dulu 2-5 jutaan, kalau sampai merugi kan gak sakit banget, gak sampai membuat kita stres berat atau gila. Kalau sudah pinter mengelola yang kecil, nyali sudah terlatih baru meningkat ke resiko yang lebih besar. Sebagai contoh bisnis modal kecil yang hampir gak ada resiko misal jadi agen/reseller produk orang lain. Cukup modal 2-5 jutaan Anda siap memulai belajar bisnis. Resikonya paling ada barang yang tersisa (tidak laku).

Cara mengatasi resiko, seperti menjual barang-barang yang tidak laku, dijual harga pokok (modal) ke teman/saudara dijamin mereka tidak keberatan, betul kan? Karena hampir setiap orang butuh yang namanya produk yang penting sesuai dengan kebutuhannya. Gampang kan, jadi gak perlu banyak mikir untuk memulai bisnis, makin banyak mikir makin banyak alasan untuk tidak memulai. Yang benar adalah sedikit mikir banyak ACTION, makin CEPAT ACTION makin CEPAT SUKSES.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Call Now Button